Buletin IMarE Edisi 39 Oktober 2008

Ulstein boXship dengan X-bow


Saat konsep haluan kapal, yang kemudian terkenal dengan “Ulstein X-bow”, diluncurkan untuk pertama kalinya di tahun 2005. Rancang bangun baru yang kelihatan aneh karena memiliki bentuk haluan dengan ujung bagian atasnya justru membalik ke arah belakang dan sangat revolusioner ini segera memikat para pemilik kapal yang besar, dan sejak saat itu telah mendemonstrasikan kelebihan-kelebihannya untuk aplikasi-aplikasi dalam kegiatan pengeboran minyak di lepas pantai.

“BOURBON ORCA”, kapal pertama yang dibangun dengan rancang bangun haluan Ulstein X-bow AX104 telah dinobatkan sebagai “Ship of the Year 2006” oleh majalah resmi organisasi perkapalan Norwegia “Skiprevyen” dan telah mendemonstrasikan bagaimana Kelompok Ulstein merubah wacana-wacananya menjadi sesuatu yang realistis sekaligus juga telah menorehkan namanya dalam sejarah perkapalan. Akan tetapi, kelebihan-kelebihan X-bow tidaklah terbatas untuk kapal-kapal lepas pantai saja, karena fitur-fitur utama dari X-bow yang telah terbukti dalam aplikasi-aplikasi lepas pantai sesungguhnya juga bisa diterapkan pada sejumlah kapal-kapal niaga lainnya.

MANB&WPembentukan departemen “Ulstein Es-Cad” dalam kelompok perusahaan Ulstein baru-baru ini memberikan kemungkinan untuk merealisasikan wacana bagi aplikasi-aplikasi baru semacam itu.

Dengan menyatukan track record dari perusahaan-perusahaan pelayaran niaga dan pelayaran berjarak pendek dengan keahlian khusus serta teknologi-teknologi yang sesuai, kelompok Ulstein saat ini secara unik telah melengkapi dirinya dengan suatu perangkat yang bisa menawarkan rancang bangun kapal yang inovatif bagi perusahaan-perusahaan pelayaran niaga dan pelayaran berjarak pendek itu. Manajer teknik dari Ulstein Es-Cad yang memimpin pengembangan konsep-konsep baru pemanfaatan X-bow untuk aplikasi-aplikasi di kapal-kapal niaga mengatakan bahwa fitur-fitur dari Ulstein X-bow diterapkan secara langsung untuk memperbaiki profitability dengan meningkatkan potensi pendapatan dan mengurangi biaya-biaya operasi dari kapal-kapal, sekaligus juga menawarkan keuntungan-keuntungan bagi lingkungan.

Kelebihan-kelebihan dari Ulstein X-bow meliputi hal-hal berikut:
a. Kecepatan pelayaran yang lebih tinggi saat terjadi cuaca buruk.
b. Mengurangi konsumsi bbm saat haluan kapal berhadapan langsung dengan ombak maupun saat-saat laut tenang berikutnya.
c. Mengurangi konsumsi bbm saat berlayar hanya dengan ballast karena distribusi beban berat kapal kosong yang telah diperbaiki.
d. Meniadakan goncangan-goncangan (karena bentuk haluannya) telah mengurangi risiko-risiko kerusakan kapal.
e. Anggukan-anggukan atau gerakan-gerakan naik-turunnya haluan kapal yang lebih rendah / terkendali, dan lebih terlindungnya ruang-ruang kargo juga mengurangi risiko-risiko kerusakan atau hilangnya kargo.
f. Meningkatkan kapasitas daya muat untuk aplikasi-aplikasi dan konfigurasi-konfigurasi / penataan muatan tertentu.

Ulstein Es-Cad saat ini sedang melakukan evaluasi fitur-fitur ini untuk digunakan pada kapal-kapal container feeder, kapal-kapal Ro-Ro dan kapal-kapal barang tertentu dan khususnya untuk kapal-kapal berukuran kecil dan menengah yang terlibat dalam pelayaran regional yang bisa diatur untuk memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan oleh bentuk haluan X-bow ini. Untuk mencapai tujuan ini, saat ini mereka bekerja sama dengan Ulstein Design untuk merekayasa Ulstein X-bow bagi aplikasi-aplikasi khusus ini.

Meskipun bentuk X-bow telah membuktikan kelebihannya dengan banyaknya pesanan-pesanan kapal-kapal jenis OSV (Offshore Support Vessels), masih banyak pemilik kapal dan sarjana perkapalan yang perlu diyakinkan. Rancang bangun haluan kapal yang radikal ini memerlukan pembuktiannya sendiri tanpa keraguan khususnya untuk para pemilik/pengelola armada-armada kapal laut dalam (deep-sea fleets) dimana kapal-kapal tersebut kemungkinan akan menghadapi kondisi-kondisi laut yang sangat buruk

(Sumber: Majalah “Motorship”, edisi September 2007 – HR)


Buletin IMarE Edisi 39 Oktober 2008

TORM perusahaan pelayaran pertama yang memesan mesin induk seri baru MAN B&W S50ME-B


MAN Diesel telah menerima pesanan pertama untuk mesin induk jenis terbarunya dari seri MAN B&W S50ME-B8

TORM, perusahaan pelayaran yang berkantor pusat di Copenhagen, dan Guangzhou Shipyard Intl.Co.Ltd. (GSI) telah menanda-tangani kontrak pembuatan tujuh buah kapal tanker pengangkut bahan-bahan kimia / produk-produk petroleum berbobot mati 50.000 metrik ton yang akan dibangun di galangan-galangan GSI di RRC. Mesin-mesin induknya akan dibangun oleh pabrik mesin DMD Dailan Marine Diesel. MAN Diesel akan mengawasi pembuatan, pengetesan di pabrik, pemasangan di kapal dan pemeriksaan terakhir mesin setelah terpasang di kapal (commissioning) termasuk mengikuti percobaan berlayar di laut.

MANB&W S50ME-B8 adalah mesin-mesin 2-tak pertama yang dilengkapi turbocharger-turbocharger TCA 66 yang memanfaatkan teknologi variable nozzle rings (VTA), yang mampu mengontrol tekanan udara bilas dan tentu saja termasuk tekanan kompresi dan tekanan pembakaran maksimum dalam silinder. Kemampuan ini memberikan kebebasan yang luas untuk mengamankan keseimbangan optimal antara (kandungan) emisi NOx dan konsumsi bahan bakar.

Pesanan baru ini merupakan kelanjutan dari peningkatan program mesin putaran lambat MAN Diesel berdiameter 50 cm seri S50ME-B yang diluncurkan awal tahun 2007, suatu perluasan dari seri mesin-mesin berdiameter kecil S35ME-B dan S40ME-B yang sudah diperkenalkan di pertengahan tahun 2006. Seri S50ME-B baru ini telah memperkokoh posisi dari deretan mesin-mesin berdiameter 50 cm yang sudah terbukti dan terkenal tangguh termasuk seri mesin-mesin S50ME C/MC-C/MC, yang kalau digabung keseluruhannya dengan mesin-mesin yang sudah terpasang di kapal akan berjumlah lebih dari 3.000.

MAN Diesel menggunakan seri mesin-mesin ME-B untuk memperluas aplikasi dari konsep seri mesin ME pada mesin-mesin berdiameter kecil dan menengahnya. Mesin-mesin

S50ME-B tersedia dengan variasi jumlah silinder lima sampai sembilan. Rancang bangun seri mesin ini berbasiskan pada deretan mekanis mesin MC-C yang sudah ada sebelumnya, mesin-mesin diesel 2-tak yang paling populer yang tersedia di pasar saat ini, dan mewakili mesin-mesin yang sudah ditingkatkan kecanggihannya dengan peralatan pengotrol elektronik yang bisa memberikan nilai ekonomis dan fleksibilitas operasional serta kemampuan olah gerak yang lebih baik.

Seri mesin-mesin S50ME-B7/8 akan memiliki data mengenai daya terpasang dan instalasi sesuai dengan versi-versi S50MC-C/ME-C. Selain itu, suatu versi untuk putaran yang lebih rendah dengan konsentrasi daya yang lebih besar yang dimaksudkan untuk rancangan-rancangan kapal baru telah ditambahkan pada mesin-mesin seri ini dengan tanda model S50ME-B9.

Katup buang dari seri S50ME-B dioperasikan dengan suatu poros nok/bubungan (camshaft) yang lebih kecil dari biasanya jika dibandingkan dengan sejenisnya dari seri MC-C. Penggunaan pengontrol pengabut bahan bakar yang canggih adalah suatu cara yang efisien untuk menangani persyaratan-persyaratan bagi emisi-emisi yang mempengaruhi lingkungan di masa kini maupun di masa mendatang, dengan penghematan bahan bakar yang tidak ada duanya dalam kelasnya. Seperti halnya dengan mesin-mesin MAN B&W ME yang lebih besar, pelumas silinder Alpha Lubricator dipakai sebagai standar, untuk memastikan konsumsi minyak lumas silinder yang rendah sekali karena penggunaan interface elektronik yang canggih dan ramah pengguna yang memungkinkan penyetelan secara akurat.

Kesimpulannya, berdasarkan teknologi diesel yang sudah terbukti-baik, mesin-mesin seri ME-B telah memenuhi persyaratan-persyaratan pasar yang antara lain:

a. alat pengontrol pengabut bahan-bakar eleletronik
b. penghematan bahan-bakar.
c. daya yang lebih besar.
d. kehandalan (reliability).
e. jarak waktu perawatan yang lebih lama.
f. putaran baling-baling yang lebih rendah.
g. kemampuan olah-gerak kapal yang lebih baik.
h. biaya-biaya (operasional) selama masa pakai yang sangat rendah.

(Sumber: Majalah “Motorship”, edisi November 2007 – HR)


Ulstein boXship dengan X-bow“BOURBON ORCA”, kapal pertama yang dibangun dengan rancang bangun haluan Ulstein X-bow AX104 telah dinobatkan sebagai “Ship of the Year 2006” oleh majalah resmi organisasi perkapalan Norwegia “Skiprevyen”.

2. TORM perusahaan pelayaran pertama yang memesan mesin induk seri baru MAN B&W S50ME-B
MAN Diesel telah menerima pesanan pertama untuk mesin induk jenis terbarunya dari seri MAN B&W S50ME-B8


IMarE © 2008 | Privacy Policy           Beranda | Tentang IMarE | Berita | Buletin | Artikel | Lubes Clinic | Kontak |